Kebijakan Properti untuk Asing

Standar

Terdengar kabar bahwa pemerintah akan membuka kesempatan bagi warga asing untuk memiliki properti di Indonesia. Kesempatan ini dimaksudkan untuk membuka peluang pemerintah untuk menambah pendapatan devisanya dan juga untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru. Ini adalah sisi positifnya, namun ada sisi negatifnya yang perlu dijadikan pertimbangan bagi pemerintah sebelum mengambil keputusan.

 

Dari segi perekonomian, memang hal ini akan menguntungkan tetapi yang diuntungkan tentu saja hanya pihak-pihak tertentu saja. Sedangkan masyarakat kecil justru dikhawatirkan akan dirugikan atas kebijakan ini. Jika pemerintah membuka peluang kepada pihak asing untuk memiliki properti di Indonesia, maka rakyat kecil harus berkompetisi dengan mereka dan tentu saja rakyat kecil yang akan kalah. Apalagi masih banyak masyarakat yang belum mempunyai hunian tetap.

 

Meski pemerintah telah melaksanakan program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), namun dengan adanya pembukaan peluang bagi asing untuk memiliki properti di Indonesia hal ini akan menghambat pemerintah untuk membantu masyarakat ekonomi lemah untuk memiliki hunian. Karena sudah dipastikan harga tanah akan naik akibat persaingan pasar lokal dengan pasar asing. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan pemerintah janganlah selalu terbuai dengan banyaknya devisa dan pertumbuhan tinggi yang diperoleh, namun lebih melihat bagaimana mengendalikan harga tanah bila pasar asing masuk ke Indonesia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s