Perketat Aturan dan Sanksi Pajak

Standar

Pajak merupakan sumber pendapatan utama negara, tanpa pajak maka pembangunan pun akan terhambat. Hampir semua infrastruktur negara dibiayai oleh pajak, maka dari itu tidak heran jika pemerintah dengan gencarnya mengkampanyekan agar warga negaranya taat membayar pajak. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Zulkieflimansyah.

Tetapi banyak kalangan yang tidak tertib membayar pajak, mulai dari keterlambatan waktu pembayaran, pemalsuan nilai pajak yang harus dibayar, atau bahkan ada yang tidak membayar pajak sama sekali. Banyak faktor yang menjadi alasan mereka untuk tidak tertib membayar pajak. Salah satunya adalah mereka merasa dirugikan dengan adanya penyelewengan dana pajak. Mereka merasa manfaat yang mereka rasakan dari membayar pajak tidak sesuai dengan pengorbanan yang mereka berikan. Tak heran jika beberapa waktu yang ada seruan pemboikotan pajak.

Agar pembayaran pajak tidak merugikan bagi pihak manapun, maka diperlukan adanya sanksi tegas bagi orang yang melanggar peraturan perpajakan baik itu dari pihak masyarakat atau dari pihak pemerintah. Pemerintah dan masyarakat harus saling bekerjasama dalam mengawasi penggunaan dana pajak. Dengan adanya pengetatan peraturan pajak dan sanksi yang tegas maka pajak yang diterima negara bisa meningkat. Tentu saja hal ini akan menguntungkan, dan negara bisa mengurangi defisit anggaran yang selama ini terjadi. Jika defisit berkurang, maka negara juga tidak perlu bersusah payah mencari dana pinjaman untuk menutup defisit tersebut. Hal ini akan menguntungkan bagi masyarakat maupun pemerintah.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s