Metropolitan Priority Areas

Standar

Indonesia dan Jepang telah menyepakati sembilan proyek pengembangan infrastruktur kota metropolitan atau Metropolitan Priority Areas (MPA). Program Prioritas Wilayah Metropolitan (MPA) adalah kerja sama infrastruktur pengembangan kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Proyek senilai lebih dari 20 milyar USD tersebut rencananya akan dibangun pada 2013. Ini sesuai dengan hasil pertemuan antara Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dengan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Makiko Kukita, di Jakarta tanggal 17 Maret 2011 yang lalu.

Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari program Greater Jakarta. Adapun sembilan proyek itu terkait pelabuhan internasional, terdiri dari perbaikan dan perluasan Tanjung Priok dan pembangunan pelabuhan internasional baru. Peningkatan kapasitas areal industri di Jakarta Timur, pembangunan transportasi cepat masal (MRT), peningkatan jaringan jalan di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Kemudian, pengembangan bandara Soekarno Hatta, termasuk didalamnya pembangunan akses kereta api bandara. Pengembangan sistem distribusi air bersih di Jabodetabek, pembangunan sistem pengolahan limbah di Jawa Barat, pengembangan sistem pengendalian banjir dan pembangunan pembangkit listrik dan infrastruktur energi lainnya.

Pertemuan tersebut selain membahas mengenai penetapan fast track project atau pelaksanaan proyek yang mendesak dalam rangka Greater Jakarta, ada dua agenda lain yang ikut dibahas. Agenda itu adalah Indonesia dan Jepang dalam membuat masterplan tentang MPA akan segera dimulai bulan Mei 2011. Diperkirakan, penyusunan masterplan akan memakan waktu satu tahun. Masterplan ini tidak hanya dibuat berkaitan dengan substansi, akan tetapi juga mengarah pada skema pembiayaan. MPA itu nantinya dilaksanakan dengan skema PPP(kemitraan pemerintah-swasta) yaitu dengan melibatkan sektor swasta dari kedua negara. Karena dibutuhkan dana senilai total 60 miliar dollar AS agar program percepatan pembangunan ini bisa terlaksana.

Disepakati pula adanya pertemuan High Level Consultationpada bulan Juni 2011, dimana dalam pertemuan ini akan dibahas hal-hal yang terkait dengan peraturan-peraturan baru Indonesia yang akan diprpmosikan. Antara lain, terkait perpajakan, kepabeanan, terkait bagaimana mempercepat FDI (Foreign Direct Investmen), hambatan investasi, dan semua hal yang berkaitan dengan suksesnya pembangunan proyek MPA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s